Pebulu tangkis profesional tunggal putra Indonesia yaitu Firman Abdul Kholik, telah sukses membawa Indonesia menuju babak final di Kejuaraan Beregu Asia 2018. Firman diturunkan saat partai kelima atau juga penentu bagi tim Indonesia.

https://www.youtube.com/watch?v=GgpEIgTg9cw

Setelah Firman berlaga, kedudukan Indonesia beserta Korea Selatan menjadi imbang, dua-dua. Pertandingan ini digelar pada Stadium Sultan Abdul Halim, Alor Setar, Kedah, Malaysia, hari Sabtu kemarin, Firman melawan Lee Dong-keun.

Pada gim pertama, Firman berhasil membuka dan menciptakan keunggulan yang cukup jauh sembilan-satu atas Lee. Unggul delapan poin, Lee lantas berusaha mengejar dan beserta mampu memperpendek jarak oleh karena itu enam-sembilan.

Sudah terkejar, Firman ajah kembali unggul lima digit pada interval gim pertama untuk menjadi sebelas-enam. Selepas jarak, Lee mampu menyamakan kedudukan pada posisi duabelas-duabelas, makin berbalik unggul untuk menjadi tujuh belas-lima belas.

Sudah tertinggal semenjak Lee, Firman mampu membuktikan dirinya dapat bertahan pada tengah serangan serta menutup gim pertama beserta kemenangan 22-dua puluh. Pada permulaan gim kedua, Firman bersama Lee saling bersaing ketat serta lalu-menerus imbang pada posisi, satu-satu, dua-dua, beserta lima-lima.

Telah berada pada posisi imbang, Lee alhasil mengukuhkan keunggulan pada jarak gim untuk menjadi tigabelas-tujuh. Setelah jarak gim, Lee mampu unggul jauh beserta terpaut tujuh bilangan serta Firman oleh karena itu lima belas-delapan. Lee lantas mendulang poin seusai meraih keunggulan dengan alhasil mampu memaksakan pertandingan ke rubber game setelah menang pada gim kedua beserta skor 21-sebelas.

Firman berhasil membuka keunggulan terlebih dahulu pada gim ketiga pada skor enam-tiga. Sampai menjelang jarak, Firman mampu mempertahankan keunggulannya untuk menjadi sebelas-enam. Selepas jarak gim ketiga, Lee mampu menyamakan kedudukan pada posisi tigabelas-tigabelas.

Setelah menyamakan posisi, Lee berbalik unggul beserta mendulang match point terlebih dahulu, dua puluh-empat belas. Tertinggal enam digit tak menciptakan Firman menyerah sampai alhasil mampu menyamakan keadaan jadi dua puluh-dua puluh.

Tetap bermain tenteram pada detik-detik akhir, Firman jua mendulang dua poin yg pada alhasil meraih kemenangan 22-dua puluh. Kemenangan Fiman atas Lee lewat rubber game bersama skor 22-dua puluh, sebelas-21, 22-dua puluh, di dalam masa satu jam 24 menit menjadikan Indonesia unggul tiga-dua atas Korea Selatan serta berhak melaju ke partai final.

Pada laga puncak, Indonesia bersiap menantang China yg telah mengalahkan Malaysia dan skor tiga-satu.

Pertandingan final antara tim putra Indonesia melawan China bakal digelar pada hari minggu mendatang.